Note BTCM 3, Tuesday 100315
by. AH2N
Ferry Dimyati says :
Kemaren saya dapat pasien dengan keluhan kesemutan baal seluruh tubuhnya, lalu saya tusuk titik li-4 dan st-43 dalam tung linggu menjin, saya taumbahkan pc-6 dan sj-5 dalam tung renshi dan huo luan,(beda jarum tidak ditembuskan) terlihat sekali perubahan yg drastis, dan selesai terapi pasien merasakan baal baal dan kesemutan hampir hilang semua
Kemaren saya dapat pasien dengan keluhan kesemutan baal seluruh tubuhnya, lalu saya tusuk titik li-4 dan st-43 dalam tung linggu menjin, saya taumbahkan pc-6 dan sj-5 dalam tung renshi dan huo luan,(beda jarum tidak ditembuskan) terlihat sekali perubahan yg drastis, dan selesai terapi pasien merasakan baal baal dan kesemutan hampir hilang semua
Penusukan jarumnya hanya 3 fen (0,3 cun ) saja, dan berbeda dg jarum tangan
Sebenarnya akupunktur itu kalau udah ditangan ahlinya,
justru simpel banget, kebetulan dapat guru akupunktur baru, liat terapinya
simpel banget jadi senyum2 aja dibuatnya saya, dalam hatiku kok bisa ya,....
Betul-betul hasil pengalaman dan penelitian yg tinggi, yg tak ada di buku-buku cuma untuk nyeri dan kesemutan masih diajarkannya, tapi saya lihat dia pakai titik2 biasa aja, dalam pribadi saya bertanya apakah ini lama permanen hasilnya atau tidak, ini bagian yg saya belum lihat
Kalau japanese style itu seminggu sekali akupunkturnya, Kalau akupunktur biasa dosisnya bisa maksimal
dua kali sehari kalau dalam akupunktur tung, bekam atau bloodletting adalah
primadona, Saya lihat ada praktisi tingkat
dunia tung style tapi tidak pakai bekam,...senyum aja pas lihat dia presentasi, bagus2 sih , tapi ada
cumanya nggak permanen hasilnya
dr Ferry : Titik akupunktur itu tidak perlu dalam , walau ada beberapa titik yg sangat memperhatikan kedalaman masing-masing ada tekniknya semua. Intinya, kalau mau pakai jarum banyak, jangan sekali sekali dalam, hati2 bisa pingsan, kalau mau pakai jarum dalam harus sedikit jarumnya
Tapi menurut teori meridian, asal ketemu fascia udah cukup, Kalau
dia sakit kepala misalnya, kita usap2 pelan aja li-4 nya maka, hilang sakit
kepalanya, itu sudah deqi
Afif Hardian Syah: Fascia itu lapisan tipis yg menyelungi otot atau organ,
Ibu Syam: Obat sakit kepala pake Li-4 cukup dielus-elus penyakit piao hilang
Ferry Dimyati : Deqi pasien tak harus merasakan efek kesetrum atau sakit krn jarum, tapi saat keluhannya hilang itu sudah tercapai tujuan akupunkturnya, dengan cara elus pelan2 aja atau digaruk gatuk sudah cukup. Dielus aja jangan dipijat, sakit
Misal :
1. Nyeri di st-25 kanan, elus2 hegu kirinya, bbrp detik langsung hilang
2. Hidung mampet, elus2 titik mu di jari, langsung hilang mampetnya
3. Seperti elus2 anmian langsung zzzzz....
4. Biasanya kalau mau tidur alisnya yg dielus dari medial ke lateral langsung tidur pasti, cobain aja ke anaknya, kalau ke papanya, tekniknya ibu2 lebih tahu dari saya
Afif Hardian Syah: Kalau Hegu ana dah sering pakai sejak SD
dulu...Gegara mau bolos ujian silat.. Dipijat sama pelatih di hegu...Hehehe...Ketahuan
deh boongnya...
Feby Fara Mutia: De Qi itu apabila ada respon ya dok.. Jd ga perlu ads rasa nyetrum/ pegal.. Misal rasa pegal/ kaku dileher krn semburan angin ac. Tusuk SJ 5 / dielus, leher menjadi longgar berarti ada respon. Ini yg namanya De Qi. Tp setiap org berbeda, ada Tx baru ada respon kalo dgn penusukan dalam. Jd hrs konfirmasi terus dgn Tx nya
Afif Hardian Syah: Kalau dari beberapa referensi yg ana baca, De Qi itu istilah yg menunjukkan respon tubuh berupa sensasi tertentu saat ditusuk dan atau dirangsang. Kalau hilangnya keluhan, ana lebih setuju kepada pendapat berupa hasil/ manfaat terapi. Sensasi seperti itu berarti kita berhasil menarik Qi klien.
Ali Ridlo Semarang: ELUS ELUS STYLE ...dok berarti yg sering diajarkan dr koesnadi saputra ttg teknik myofascial benar ya?
Yang dibuku tungs disampaikan jika nusuk dalam berbeda
afinitas organnya dok ? (maksudnya titik sama kedalaman berbeda, ed)
Misal zu san li, jika 3 cun maka ke jantung, jika 2 cun ke
paru kalo gak salah spt itu ? (wah pengen dong literaturnya dok Ali, buku apa
ya...?, ed)
Terus kalo nusuk huan tio berapa cun dong? Biasanya laoshi kita ngajarin pake jarum 3 cun. Apalagi yg regio gluteanya tebal?
James Hutabarat: Betul dok Ali. Misal
untuk ginjal tusuk sampai mendekati tulang. Penyakit misal berhubungan dengan paru tusuk permukaan. Itulah
dok perbedaan tung dengan akp lainya. Bahkan japanese style hanya di permukaan
Afif Hardian Syah: Kl ga tepat tapi masih dekat titiknya masih berefek. Walau tidak sekuat kl tepat. Di sekitar titik masih terdapat serabut percabangan syaraf penerima dari titik tersebut. Berdasarkan penemuan Bong Han bagaimanapun Qi itu butuh media untuk lewat...
Jadi, perlu memahami Qi dengan lebih luas lagi...
(Menurut Prof kusnadi pada seminar “harmonisasi akupunktur medis “ di Hotel Alila pada tanggal 20 sept 2014 menjelaskan titik akupunktur itu ibaratnya adalah stasiun kereta api dan jalur meridian adalah rel kereta tersebut sesorang bisa naik kereta jika dia membeli tiket di stasiun dan membeli tiket tertentu sesuai jurusannya
Kalau kami menganalogikan titik akupunktur itu ibarat saklar listrik dan meridian itu kabelnya, dan pusat tubuh (otak) sebagai pengatur perintah output hasil dari saklar tersebut. Jika hanya di pencet tombol A maka outputnya A’, tetapi jika tombol A+B maka hasilnya akan berbeda, dst dst. Masing masing kombinasi memberikan perintah yang berbeda., Ed.)
James Hutabarat: Kalau dari teori diatas sebetulnya seluruh tubuh terkonect. Salah2 tusuk harus berpengaruh juga ya (iya berpengaruh apalagi kalau ternyata pemilihat titik tersebut bertentangan dengan sny Tx, Ed)
Feby Fara Mutia: Ada seorg terapis, dia sama sekali tdk
memiliki dasar pengetahuan akupuntur. Tapi dia mengobati orang dengan jarum akupuntur.
Ukuran jarumnya 1/4 cun , kecil bangetkan. Teknik yg dia pakai perabaan. Dia hanya
meraba 2 dan tusuk. Kalo ditanya kenapa ditusuk disitu?
Jwbnya simple aja.. Pengen aja nusuk disitu. Basic terapis
org ini dulunya pijat traditional. Karena melihat akupuntur tidak ngeluarin tenaga, dia coba pake jarum. Malah
pasiennya sampe ngantri
Ali Ridlo Semarang: Ada yg palpasi abdomen. Mana yang nyeri dia tusuk di situ...
Btcm Prayudi: Pengen urun rembug.. Saya setuju mas Isdiarto rata-rata masalah di sumbatan atau stagnation blood or energy.
dr Ali, ada palpasi abdomen, tapi saya lihat kemaren justru bukan lokasi yang sakit yang di tusuk, tapi titik release nya.. Jadi lokasi nyeri di abdomen sebagai titik kontrol terapi kita. Misalnya sakit di st-27 kiri di release dengan liv-4 or lu-5, tapi memang tidak tepat dititk2 itu paling tidak dilokasi sekitar itu.
Ferry Dimyati WA: Sebenarnya tidak semua titik bisa ditusuk dangkal. Kalau pake perasaan nusuk boleh, namanya pakai intuisi, tapi harus dikawinkan dengan teori, jadi hasilnya berdaya guna, karena qi itu mengalir dari tempat yg tinggi ke tempat yg rendah, alias qi terapisnya harus mantap apalagi intuisinya harus kuat, baru dia bisa mengalirkan qi nya ke tubuh pasiennya
Contoh titik st-36 Penusukan dangkal itu berbeda dgn penusukan dalam, tapi titik st-34 sama saja dalam dangkal. Kalau saya tusuk st -34 ambil setengah cun aja
Lihatlah titik akupunktur itu, berada difasia kan? Bahkan
seluruh tubuh manusia ada fascia ( inilah yang menjadi teori akupunktur
myofasia yang banyak dipelajari oleh kedokteran konvensional, Ed)
Selesai Rangkuman Note 100315
AH2N, @Purwakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar