Penjelasan Huang Di Neijing Part. 53
By. AH2N
Setelah mempelajari rasa dalam sifat dan fungsinya dalam diagram Wu xing kita perlu memahami lebih dalam tentang kelima rasa tersebut, apa yang terjadi jika kita mengkonsumsi salah satu rasa secara berlebihan
Rasa Asam dapat menyuburkan Kan-Hati,
namun jika terlalu banyak makanan berasa asam akan menyebabkan Kan Qi (energi
Hati) terlalu kuat sehingga berubah menjadi patogen yang
menindas Limpa, ini bisa kita anaolgikan pada kondisi yang
disebut Pohon rimbun menutupi Tanah menyebabkan suasana lembab. Jika Pi-Limpa
yang tertindas menjadi lemah maka akan mengganggu fungsi transportasi cairan sehingga
timbul gejala: kurang kenJing dan oedema.
Rasa Pahit dapat menyuburkan Qi dari
Xin-Jantung, namun jika makan atau minum dengan rasa pahit berlebihan
akan merusak Xin Qi (energi jantung). Xin Qi yang sakit
(berlebihan) dapat menindas Qi dari
Fei-Paru-paru sehingga kesulitan dalam menyebarkan Jing dan Jin
Ye ke bagian kulit dan rambut sehingga kulit menjadi kering dan rambut
rontok.
Selain itu rasa pahit juga mengakibatkan Pi Qi (energi
Limpa) dan Wei Qi (energi Lambung) menjadi terlalu kering dengan istilah
Api membakar Tanah, sehingga Qi dari Wei-Lambung tidak dapat turun
sehingga menimbulkan gejala muntah-muntah. Bahkan rasa pahit yang terjadi
akibat tumpahnya cairan Tan-Empedu di limpa dapat menyebabkan stagnasi Wei-Qi
Rasa Manis yang lembut dapat menyuburkan Qi
Pi-Limpa dan Wei-Lambung, tapi jika berlebihan dapat menimbulkan
patogen panas kering pada Wei-Lambung dan merusak transportasi dan tranformasi
dari Pi-Limpa.
Ini menyebabkan siklus berputar sehingga kita menjadi ingin
makan minum manis terus dan
kondisi lambung akan semakin lemah. Selain itu juga dapat melemahkan
Qi dari Shen-Ginjal sehingga ginjal tak dapat menahan air seni,
karena itu terlalu banyak makan manis secara
bersamaan akan mempengaruhi fungsi Pi–Wei dan Shen
sehingga enimbulkan gejala : selalu lapar dan haus, banyak makan dan minum. Dalam keadaan demikian makanan dan
minuman tak dapat dijadikan Jing untuk memenuhi kebutuhan tubuh,
sehingga walaupun banyak makan tapi menjadi semakin kurus dan kurang bertenaga
dengan disertai banyak kencing.
Makan lemak dan gula (gorengan atau kue/roti) berlebihan
akan mejadi patogen menyerupai dahak yang dapat menghalangi dan menyumbat
peredaran Qi Xue (energi dan darah).
Jika kondisi tubuh baik dahak tersebut akan tersimpan pada
Fei-Paru
Jika bersatu dengan angin dalam yang berasal dari Kan-Hati
dapat menutupi saluran Shen-Jiwa, sekaligus menghalangi peredaran Qi Xue
dalam meridian sehingga timbul : hemiplegia (lumpuh separoh), aphonia
(tak dapat bicara), bahkan menjadi koma.
Rasa Pedas dapat menyuburkan Qi Fei-Paru-paru,
tapi jika berlebihan akan menindas Kan-Hati ini disebut Logam menebang Kayu/Pohon
sehingga Tanah jadi gersang. Sifat Logam (Paru paru dan Usus Besar) suka
kelembaban / basah (Basa) maka jika berubah menjadi terlalu kering akan
menyebabkan Jantung juga menjadi terlalu panas atau kering karena darah yang
diedarkan kekurangan cairan, ini yang disebut Logam menghina Api (Xin- Jantung)
serta mempengaruhi Usus Besar hingga terjadi konstipasi akibat kekeringan
cairan tinja atau diare akibat kelemahan Qi Limpa atas reaksi panas yang
terkukung lembab. Pada kondisi tertentu rasa pedas akan menyebabkan Jin Ye pada usus besar terkuras dan menyebabkan diare.
Rasa Asin membantu fungsi Shen-Ginjal
namun jika berlebihan akan merusak ginjal sehingga Shen Qi (energi
Ginjal) dan tulang-tulang juga lemah, sehingga Shen Qi tak dapat
mengatur cairan tubuh sehingga menimbulkan oedema (penimbunan cairan tubuh
terutama dikaki).
Patogen yang berupa cairan tersebut mengganggu fungsi Pi-Limpa
yang menguasai otot, sehingga otot menjadi atrofi.
Jika patogen cairan naik ke atas akan mengganggu fungsi Xin-Jantung
sehingga Xin Qi (energi Jantung) juga lemah.
Terlalu banyak sari makanan
aXin jika masuk ke dalam Xue-Darah menyebabkan Xue-Darah menjadi
pekat sehingga mengganggu kelancaran dalam peredarannya, ini memberatkan kerja Xin-
Jantung dan untuk mengencerkanya dibutuhkan banyak air sehingga kita merasa
haus terus.
Disarikan dari :
Modul Ajar Jilid 2 Seri Belajar Mandiri Team An Nahl, Pudji Hartanto atau Buku Dasar Ilmu Herba dan Akupunktur, Sim Kie Jie
Kesimpulan yang
dijelaskan Oleh dr. Hally Cahleher dalam Bukunya Akupunktur Medis Jilid 1
Terapi Rasa menurut Wu Xing:
Pasien Sakit Hati : Tidak
diperbolehkan makan makanan dengan rasa Asam dan Pedas
Pasien Sakit Jantung :
Tidak diperbolehkan makan makanan dengan rasa Pahit dan Asin
Pasien Sakit Limpa : Tidak diperbolehkan makan makanan dengan
rasa Manis dan Asam
Pasien Sakit Paru paru
:Tidak diperbolehkan makan makanan dengan rasa Pedas dan Pahit
Pasien Sakit Ginjal : Tidak diperbolehkan makan makanan
dengan rasa Asin dan Manis
Bagi akupuntur Dietetik
atau praktek Gizi dan ilmu Akupuntur
Pasien Sakit Hati dan/atau Limpa : Penderita ini tidak dianjurkan untuk
makan/minum yang mengandung rasa asam
Pasien Sakit Jantung
dan/atau Paru : Penderita ini tidak
dianjurkan untuk makan/minum yang mengandung rasa Pahit
Pasien Sakit Limpa dan/atau Ginjal : Penderita ini tidak
dianjurkan untuk makan/minum yang mengandung rasa Manis
Pasien sakit paru paru
dan/atau hati : Penderita ini tidak dianjurkan untuk makan/minum yang
mengandung rasa pedas
Pasien sakit ginjal dan/atau jantung : Penderita ini tidak dianjurkan untuk
makan/minum yang mengandung rasa Asin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar